Thursday, December 24, 2009

Life as a big puzzle

"Life is just like a big puzzle, and every event on life count as it's pieces."

Ya, malam ini saya sedang berada di dalam sebuah travel yang menuju jakarta. Saya duduk di kursi ke 3 dibelakang supir. Saya terbangun di tengah perjalanan dan saya tidak tahu lagi harus ngapain dan akhirnya saya membuka facebook dan plurk saja lewat hp saya.

Dari facebook, saya baru mengetahui ternyata seorang teman dekat saya baru saja jadian dengan teman saya juga. Mereka berdua juga satu fakultas dengan saya. Entah kenapa, begitu saya membaca komentar dari teman teman saya yang lain yang menyelamati seorang yang saya anggap sahabat ini, saya merasa sakit. Sakit untuk mengetahui berita bahagia ini tidak langsung dari orang yang saya anggap sahabat ini. Dulu sih ketika sma, meskipun kami tidak 1 sekolah, tapi kami tidak pernah putus kontak. Dia selalu cerita kepada saya. Tapi masa sudah berubah, orang pun pasti berubah. Yasudah lah. Saya juga nggak ingin untuk mengambil pusing.

Dari kejadian ini saya menyadari bahwa "kebahagiaan orang lain bukanlah kebahagiaan kita sendiri". Dari kejadian ini, saya semakin berpikir 2x terhadap teman teman saya. Bahkan orang yang saya anggap tinggi dalam tingkat sahabat saya tidak menganggap saya seperti itu.

Saya sih sudah memutuskan berpura pura tidak tahu kecuali orang itu berbicara atau memberitahu saya secara langsung.

Sepertinya kejadian ini akan semakin membuat saya untuk menjadi introvert dan independen. Jujur, saya takut banget untuk menjadi dewasa. Saya takut banget untuk jadi orang dewasa karena sangat sulit buat orang dewasa menjaga mimpi dan impian yang menurut saya kedua hal tersebut adalah tempat kita berpegang dan pemacu semangat ketika kita terpuruk selain tuhan. Karena itu selama ini saya selalu berusaha bersikap kekanak kanakkan. Tapi semakin saya menjalani hidup, semakin saya sadari bahwa saya harus berubah.

"Every pieces of this big puzzle is changing me into me that i really don't want to be."

Ya, sepertinya walaupun dia memberitahu saya sekarang, sepertinya tidak akan merubah keadaan karena kejadian ini sudah terlanjur mengubah paradigma saya terhadap puzzle besar ini. Yes, another paradigm shift.

No comments: