Pertama-tama saya mau jelasin dulu kenapa saya pakai judul post seperti ini. Ya, saya sedang mengalami masa-masa galau. Kalau orang jaman dulu sih bilangnya masygul. Dan entah kenapa saya sedang merasa ada hal yang kurang tapi saya enggak tahu apa itu yang kurang. Makanya saya bilang seperti sundel bolong, ada yang hilang dari saya.
Kalau saya telusuri lagi, mungkin ini gara-gara kangen teman-teman saya. Tapi setelah berpikir begitu saya bingung lagi, teman-teman yang mana? Teman atau kolega? Dan saya makin bingung dan galau sementara saya mengetik paragraf ini -__________________-
Ah sudahlah daripada memusingkan dan menghabiskan paragraf yang lebih banyak hanya untuk berputar-putar lebih baik saya mulai menulis topik yang lain.
Hari ini saya sedang berada di rumah saya di bekasi. Kenapa? karena adik perempuan saya, Dira, baru saja selesai operasi usus buntu dan alhamdulillah semuanya berakhir baik. Meskipun mungkin saya tidak terlalu bisa dibilang sebagai Familyman, tapi entah kenapa saya ingin sekali ada untuk keluarga saya pada saat-saat seperti ini.
Selain untuk menjenguk, saya juga ada tujuan lain untuk pulang, yaitu bertemu Aca, pacar saya :) Rencananya, hari ini (karena saya mengetik post ini pada jam 1 pagi) saya akan ke gramedia di bilangan matraman bersama. Tujuan saya sebetulnya sih karena ingin membeli komik. Tapi apa salahnya sekalian bertemu pacar? Lagipula saya sangat bersyukur memiliki pacar seperti aca yang senang dengan buku :)
Menyimpang sedikit dari kegiatan sekarang, beberapa hal yang menurut saya sedikit perlu saya perhatikan. Mengenai kelebihan saya dengan hidung saya, dimana indra penciuman saya sangat tajam dan membuat saya menghafal orang dari baunya, sepertinya sedang menjadi bumerang terhadap saya sendiri. Ya, saya memiliki teman bernama Bintang. Selayaknya laki-laki pada umumnya, pastinya dia memiliki bau tersendirinya. Yang jadi maslaah disini adalah, baunya bintang yang sangat mengintimidasi saya. Bau yang saya maksud disini bukanlah bau yang menjijikkan atau memuakkan, bukan. Hanya saja bau yang khas dan entah kenapa selalu tercium setiap saat kemanapun saya berpergian dalam lingkungan kampus selama seminggu belakangan. Walaupun bukan bau yang memuakkan ataupun bau yang enak, tetap saja hal tersebut mengganggu saya -_______- serasa sedang dikuntiti.
Masih seputar kelebihan hidung saya yang menjadi bumerang, saya juga baru kenal lagi orang dari unit saya. Namanya Isro. Kalau pada kasus bintang tadi dia memiliki bau yang khas. Isro ini lebih ajaib lagi. Entah kenapa dia tidak ada baunya untuk hidung saya -______- Sepanjang yang saya ingat, semua orang yang saya kenal selalu ada baunya. Meskipun ada beberapa orang yang baunya tipis, tetap saja semua orang punya bau tersendiri. Tapi entah kenapa, si isro ini benar-benar tidak ada baunya. Kenapa saya bisa seyakin itu? Jadi pernah ada kejadian, dia main ke kosan saya dan duduk di kasur. Dia duduk cukup lama dan berganti-ganti posisi. dalam kondisi seperti tersebut, orang lain pada umumnya pasti akan meninggalkan baunya di kasur saya. Tapi dia tidak sama sekali. Ketika dia pergi dan saya akan tidur, kasur saya benar-benar tidak ada tanda-tanda bau orang lain. Teman saya Alyssa pernah bilang mungkin baunya sama dengan bau saya sehingga hidung saya sudah terbiasa. Saya juga sempat berpikir begitu tapi masalahnya, Bahkan saya tahu bau saya sendiri dan ini membuat saya cukup bergidik -____________-
Sepertinya cukup sampai disitu masalah hidung saya. Selain perkembangan hidung, saya juga mulai memajukan kehidupan saya selangkah dengan membeli buku agenda dan membuat jadwal kegiatan sekaligus resolusi tahunan. Semoga saja semua jadi kenyataan dan bisa terpenuhi.
Bicara soal resolusi dan mimpi, entah kenapa saya ingin sekali menjadi biologist dengan kekhususan di biomedika dan rekayasa genetika lalu menguasai dunia hahahaha. -______- enggak kok kata-kata yang berlaku hanya sampai kata genetika. kebelakangnya hanya bercanda hahaha.
Oh iya satu hal terakhir yang membuat saya kesal dan mungkin ini penyebab kegalauan saya malam ini, Internet kosan saya tersambar petir dan saya tidak bisa internetan lebih dari 2 minggu! mungkin karena tidak bisa berselancar di dunia maya ini saya merasa ada yang kurang di hidup saya. Yah semoga saja ketika saya pulang besok semuanya sudah beres.
No comments:
Post a Comment